Pewarta : Rudhy Muhammad Fadhel.
Lebong. PortalBermano.com – Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Tenaga Kesehatan (Nakes) kabupaten Lebong terima terjun bebas hingga menyisakan 11 % dari biasa yang diterima. Hal ini memicu puluhan PNS/ASN tenaga kesehatan yang bertugas di 13 puskesmas yang ada didalam wilayah kabupaten Lebong Gruduk Dinas kesehatan Senin (23/2)

Dalam pantauan awak media PortalBermano.com sekira jam 09.30 Pagi (23/2) diperkirakan lebih dari seratus orang tenaga kesehatan yang berasal dari 13 puskesmas yang ada dikabupaten Lebong terkonsentrasi di kantor dinas kesehatan kabupaten Lebong.
Dari percakapan yang terjadi yang terjadi diantar para tenaga kesehatan tersebut menyebutkan bahwa mereka mempertanyakan alasan pemerintah kabupaten Lebong memangkas Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) mereka hingga menyisakan hanya 11%. Tidak terlalu lama, para kepala puskesmas yang menjadi Perwakilan tenaga kesehatan tersebut diterima kepala dinas kesehatan kabupaten Lebong Rachman SKM.,MKM.,MSi diruang kerjanya.

Dialog dan perdebatan cukup sengit terjadi namun akhirnya ditemukan kata sepakat bahwa pihak dinas kesehatan akan menampung semua keluhan dan keberatan dari para tenaga kesehatan dengan mengumpulkan data sebagai dasar dan alas an keluhan dan keberatan yang dirasakan pa tenaga kesehatan.
Kepada awak media PortalBermano.com kepala dinas kesehatan kabupaten Lebong Rachman SKM.,MKM.,MSi menjelaskan bahwa Para kepala Puskesmas dan beberapa perwakilan menanyakan masalah nilai TPP yang turun jauh hanya 11% dari yang biasa mereka terima,Jelas Rachman .
“Dalam dialog bersama para kepala puskesmas tadi saya menampung seluruh keluhan dari rekan rekan tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas, Selanjutnya akan kita rapatkan di setda yang juga nantinya akan mengajak rekan rekan dari Puskesmas untuk hadir, Sampai sa’at ini belum bisa dijelaskan berapa TPP yang mereka akan dapati, Saya meminta rekan rekan dari Puskesmas untuk menyiapkan data TPP penerimaan yang dulu berikut jasa pelayanan (Jaspel) yang mereka terima dan berapa nilai yang diterima di aplikasi sitampan, data ini yang akan kami sampaikan ke setda.” Sebut Rachman (RMF-NikBong)



















1 komentar