Pewarta : Rudhy Muhammad Fadhel
Lebong. PortalBermano.com – Untuk Memastikan Pelaksanaan Pilkades berjalan dengan aman Pemerintah Kabupaten Lebong bersama kepolisian daerah melalui Kepolisian Resor (Polres) Lebong menggelar simulasi pengamanan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Balai Desa Lebong Tambang, Kecamatan Lebong Utara, Jumat (2/10).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Tim Pilkades Serentak Tingkat Kabupaten Lebong dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Lebong ini dimulai tepat pukul 08.00 WIB hingga selesai. Acara ini diselenggarakan untuk memastikan kesiapan seluruh personel dan instansi terkait dalam mengawal jalannya pesta demokrasi di tingkat desa agar berjalan aman, damai, dan kondusif.

Bupati Lebong, H. Azhari, S.H., M.H., hadir langsung memantau jalannya simulasi tersebut. Selain Bupati, acara ini juga dihadiri langsung oleh KARO-OPS, Dansat BRIMOB Polda Bengkulu dan Kapolres Lebong AKBP Agoeng Ramadhani, S.H., S.I.K., serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Polres Lebong, Kepala Dinas PMD, serta berbagai pemangku kepentingan (stakeholder) terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Lebong H. Azhari,SH.,MH., menegaskan pentingnya sinergi antar-instansi guna mengantisipasi segala potensi konflik selama tahapan pemilihan berlangsung.
“Pilkades merupakan pesta demokrasi yang bersentuhan langsung dengan akar rumput masyarakat. Oleh karena itu, simulasi ini sangat penting untuk memastikan seluruh panitia dan aparat keamanan memiliki kesiapan matang. Kita semua menginginkan proses yang jujur, adil, serta kondusif bagi kemajuan desa,” ujar Bupati Lebong H. Azhari,SH.,MH.
Pada kesempatan yang sama, Kapolres Lebong AKBP Agoeng Ramadhani memaparkan kesiapan skema pengamanan dari pihak kepolisian. Untuk mengamankan jalannya pesta demokrasi ini, Polres Lebong mengestimasikan akan menurunkan sekitar 250 personel keamanan yang terdiri dari gabungan personel Polres, jajaran Polsek, dengan didukung penuh oleh personel TNI serta satuan Linmas di masing-masing desa.
Simulasi ini sendiri memperagakan berbagai skenario pengamanan di lapangan. Mulai dari alur proses pemungutan suara, penanganan potensi gangguan ketertiban di Tempat Pemungutan Suara (TPS), hingga langkah antisipasi dan taktis dalam menghadapi aksi protes atau gesekan antar-pendukung massa.
Sebagai informasi, agenda besar Pilkades Serentak Tahun 2026 ini dijadwalkan akan dilaksanakan di 78 desa yang tersebar di wilayah Kabupaten Lebong. Melalui peragaan simulasi pengamanan ini, seluruh petugas diharapkan dapat memahami fungsi, pembagian peran, serta respons cepat yang harus diambil jika terjadi situasi darurat pada hari pemungutan suara nanti. (RMF-NikBong)



















